Liputan Workshop Media Pembelajaran Berbasis Board Game

workshop board game 2018 4

 

Menjadi seorang pendidik atau guru tentu bukan hal yang mudah. Ada empat hal yang harus kita kuasai dan ampu seperti yang tertera pada Undang Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Bab IV Pasal 10 ayat 1 yang berbunyi “Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi pedagodik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.

Untuk dapat mengembangkan keempat bidang kompetensi tersebut, Yayasan Al Muslim menyelenggarakan workshop pembuatan media pembelajaran yang berbasis papan permainan atau disebut juga board game. Workshop yang dihadiri sekitar 45 orang guru dari unit PG/TK, SD, SMP hingga SMA/SMK ini dilaksanakan pada Sabtu, 1 September 2018 lalu bertempat di aula SMA al muslim Tambun.

 

workshop board game 2018 1

 

Acara dimulai dengan pembukaan yang disampaikan oleh pembawa acara yaitu ibu Munirotul Badriyah, S.Th.I. Setelah pembacaan surat al fatihah sebagai doa pembuka, acara dilanjutkan dengan sambutan Bapak Ir. Sahid Hudri selaku Kepala Urusan Sumber Belajar Yayasan Al Muslim Tambun (YAMT). Dalam sambutannya beliau menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini. Beliau menambahkan bahwa kegiatan tersebut bersifat ON dan IN, artinya pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi; sesi tatap muka dan sesi praktek di luar waktu pelatihan. Untuk itu, ada tugas yang harus diselesaikan oleh para peserta workshop yaitu menyelesaikan Board Game tersebut dalam jangka waktu 2 minggu. Ketika peserta mengumpulkan hasil karyanya, saat itulah peserta baru bisa menerima sertifikat keikutsertaan workshop.

 

workshop board game 2018 2

 

Selesai sambutan, kegiatan berlanjut ke acara berikutnya yaitu materi inti tentang media pembelajaran. Materi ini disampaikan dengan sangat menarik oleh nara sumber yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan Penjaminan Mutu YAMT yaitu Bapak Didi Suradi, M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau meminta peserta untuk benar-benar bisa menciptakan minimal satu media pembelajaran dengan layout yang lengkap dan benar. Jika satu orang guru bisa menciptakan minimal satu media pembelajaran, maka akan ada sejumlah 45 judul media pembelajaran yang bisa dibukukan. Hal ini mampu memotivasi para peserta untuk bisa menciptakan satu media belajar yang menarik.

Selang waktu 45 menit berikutnya, para peserta sudah tampak sibuk dengan peralatan dan perlengkapan membuat media pembelajaran “Jeopardy Board Game”. Materi pembuatan media ini disampaikan oleh penulis sendiri selaku Ketua Gugus Bahasa PSB YAMT. Dengan memperlihatkan contoh produknya, para peserta workshop diminta untuk membuat media yang sama secara ber kelompok. Untuk mempermudah status kepemilikan media, kelompok dibuat berdasarkan unit kerja dengan harapan bahwa media tersebut bisa disimpan di unit mereka dan bisa digunakan dan diadopsi oleh semua guru yang ada di unit tersebut.

 

workshop board game 2018 3

 

Hampir dua jam para peserta sibuk mengerjakan media mereka hingga akhirnya kegiatan harus dituntaskan mengingat waktu yang telah usai. Ditutup dengan pembacaan hamdalah, para peserta pun pulang dengan perasaan puas dan merasa bahwa workshop seperti ini bagus dan perlu untuk dilanjutkan. Hal ini dapat dilihat dari data angket yang harus mereka isi sebelum beranjak dari tempat pelatihan.

Semoga workshop ini bermanfaat dan memberikan ide-ide untuk menciptakan berbagai media pembelajaran yang menarik lainnya.

Readathon SD Al Muslim

sd readathon 2018 1

 

Membaca adalah kegiatan yang positif karena dengan membaca akan menambah wawasan yang luas. Membaca juga bagaikan jendela dunia. Sebagai salah satu upaya meningkatkan minat baca, SD Al Muslim mengadakan kegiatan literasi pada Jum’at, 21 September 2018, tepat pukul 07.00 WIB di Aula KHolid Bin Walid. Setiap siswa diwajibkan membawa buku cerita untu dibaca.

Setelah bel berbunyi, seluruh siswa kelas 3 sampai 6 berbondong-bondong menuju Aula Kholid bin Walid dengan membawa buku cerita masing-masing untuk melakukan kegiatan literasi. Sementara itu, siswa kelas 1 dan 2 melakukan kegiatan literasi di dalam kelas bersama guru kelasnya. Seluruh siswa berbaris dengan rapi sesuai dengan kelasnya. Semua guru juga terlibat dalam kegiatan ini karena setiap guru membantu mengkondisikan siswa agar siap untuk melakukan kegiatan literasi.

Setelah siswa terkondisi dengan baik, kegiatan literasipun dimulai. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dan pengarahan dari Ibu Kepala Sekolah yaitu Ibu Endah Setiaharti, M.Pd.. Beliau memberi pengarahan tentang peraturan dan tata cara kegiatan literasi di hari itu. Beliau mengatakan bahwa setiap siswa membaca buku cerita yang telah dibawa secara bersama-sama. Kegiatan membaca tersebut dilakukan dengan cara membaca senyap atau membaca di dalam hati. Setelah itu harus ada perwakilan per level untuk mempresentasikan isi buku yang telah dibaca. Presentasi siswa dapat berupa menceritakan kembali buku yang dibaca, membaca puisi dan lain-lain.

Setelah sambutan Kepala Sekolah selesai, kegiatan membaca dimulai. Suasana di Aula Kholid bin Walid sangat hening karena seluruh siswa ditugaskan untuk membaca senyap atau membaca di dalam hati.

Sekitar pukul 09.00, kegiatan membacapun selesai. Perwakilan level mempresentasikan hasil bacaannya. Level tiga membaca puisi hasil karya sendiri karena mereka sudah memiliki buku tentang kumpulan puisi. Level empat dan lima menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca, dan level enam membaca puisi serta menceritakan isi buku yang telah dibaca.

Seluruh siswa sangat berantusias karena kegiatan literasi hari ini berbeda dengan kegiatan literasi sebelumnya. Biasanya anak-anak mengadakan kegiatan literasi di dalam kelasnya masing-masing, di halaman sekolah seperti di bawah pohon yang rindang, di gazebo, dan di perpustakaan bersama guru kelas dan guru bidang studinya. Setiap kelas memiliki pojok bacaaan atau perpustakaan mini yang ada di kelas, dan setiap kelaspun memiliki pohon literasi untuk memotivasi anak gemar membaca.

Kegiatan literasi ini dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak. Selain menumbuhkan minat baca anak dari sejak dini, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi anak untuk berani tampil di depan umum untuk mempresentasikan isi bacaan yang sudah dibaca, selain juga dapat menambah kosa kata anak untuk bekal belajar menulis.

Belajar Menyenangkan Melalui Wisata Edukasi

sd wisata edukasi 2018 1

Belajar dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Siswa dapat menemukan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan belajar dengan caranya sendiri. Kegiatan belajar sudah seharusnya dirancang sedemikian rupa agar memberikan kesan yang menarik dan menyenangkan. Pengalaman belajar yang menyenangkan akan tersimpan kuat dan lama di dalam memorinya. Suatu saat siswa akan menghubungkan kembali pengalaman belajar yang sedang dipelajari dengan pengalaman sebelumnya. Jika siswa lebih banyak memenuhi memorinya dengan pengalaman belajar yang menyenangkan tentu saja akan mendorong siswa untuk meningkatkan sikap aktif, kritis, kreatif.

SD al muslim sebagai salah satu Full Day School yang terletak di Kecamatan Tambun Selatan menggulirkan program Kegiatan Belajar Mengajar Lapangan. Dengan kata lain sering dikatakan sebagai KBM lapangan, fieldtrip, atau KBM outdoor. Melalui program KBM Lapangan ini siswa dapat belajar secara langsung yang tidak pernah didapatnya ketika belajar di dalam kelas. Salah satu kegiatan belajar yang dilakukan adalah dengan metode wisata. Tentu saja wisata yang menjadi sasaran adalah wisata edukasi yang memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa. Kegiatan belajar seperti ini sarat dengan muatan pembelajaran namun dikemas dengan menarik sehingga dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan menumbuhkan sikap kritis.

Kamis, 13 September 2018 seluruh siswa kelas VI, V, dan IV melakukan kegiatan belajar ke wisata edukasi yang sesuai dengan KD pembelajaran pada masing-masing level. Siswa kelas VI melakukan kunjungan ke Godong Ijo yang terletak di Jalan Raya Cinangka No. 60 KM10, Desa Serua, Bojongsari Depok, Jawa Barat. Ketika tiba di lokasi siswa disambut dengan kakak-kakak dari tim wisata edukasi Godong Ijo yang telah siap memberikan penjelasan seputar Godong Ijo. Sambil menunggu penjelasan dari kakak-kakak, seluruh siswa dan guru diperkenankan menikmati welcome drink yang telah disiapkan. Segelas teh manis dan sepotong “piscok” dengan leluasa mengisi perut kami. Setelah tiga puluh menit berlangsung siswa dibagi dalam beberapa kelompuk untuk mengikuti serangkaian kegiatan. Siswa kelas VI belajar mencangkok, membatik, mengenal hewan reptil dan foto bersama, mengenal sumber energi matahari, air, dan gas serta aneka tanaman buah dan obat. Di sana juga ditemukan budidaya tanaman vertical garden. Budidaya ini sangat cocok untuk menghijaukan sebuah tempat dengan lahan terbatas. Selain itu juga para siswa diperkenalkan dengan berbagai permainan tradisional.

Berbeda halnya dengan pengalaman belajar yang didapat oleh siswa kelas V. Siswa kelas V SD al muslim melakukan kunjungan ke Vin’s Berry Park. Wisata edukasi ini terletak di Jl. Kolonel Masturi Atas, Cisarua Lembang, Jawa Barat. Di sini para siswa dapat melihat dan memetik buah strawberry, raspberry, dan blackberry. Oh iya, siswa kelas V mengikuti kegiatan Green Tamaghoci, yaitu suatu praktek langsung mulai dari menyemai benih hingga menanam pohon strawberry dan membuat pot dari kain fanel dengan berbagai bentuk hewan lucu. Mereka juga belajar mewarnai gambar-gambar lucu. Nah, yang paling asyik adalah menikmati outbound flying fox. Para siswa juga bisa melepas lelah sambil menikmati yoghurt organik yang enak dengan berbagai rasa, selai, dan ice cream. Wah, kegiatan belajar di Vin’s Bery seru banget deh.

sd wisata edukasi 2018 2

Tidak mau kalah dengan kakak-kakaknya, seluruh siswa level IV juga melakukan fieldtrip ke Villa Hambalang yang terkenal sebagai lokasi outbound paling luas di Sentul, Bogor. Ketika sampai di lokasi para siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok dan mengikuti game di sela-sela acara untuk melatih konsentrasi. Suara sorak sorai menyemarakan kegiatan game dan masing-masing kelompok ingin keluar sebagai pemenang. Setelah itu para siswa melukis celengan daur ulang yang terbuat dari karton bekas. Gambar dan warna lukisan celengan itu keren-keren. Kami pun belajar mengenal aneka tanaman sambil menikmati pemandangan di sekitarnya. Belajar menanam itulah yang dilakukan setelah berkeliling mengenal tanaman yang ada di Villa Hambalang. Setelah penat mengikuti serangkaian kegiatan para siswa pun berenang. Rasa letih hilang sudah, yang ada hanya kegembiraan mereka bermain air. Nah, bagi para ssiwa yang belum datang ke sana bisa mendapatkan informasinya melalui This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

LDKS Wadah Membentuk Karakter Pemimpin

smk ldks 2018 1

 

Sejalan dengan visi misi yayasan al muslim untuk mencetak generasi khalifatul fil ardh yang rahmatan lil alamin, SMK Al Muslim berupaya membekali setiap siswa untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai seorang pemimpin.

Karena itulah dirancang kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) untuk seluruh siswa, tanpa terkecuali. Baik mereka yang akan menjadi calon pengurus OSIS maupun tidak, semua diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar setiap lulusan SMK Al Muslim kelak dapat berkompetisi dan berdaya guna dengan bekal kepemimpinan yang mereka miliki.

LDKS dan LKS lanjutan yang digelar SMK Al Muslim dilaksanakan secara berkala, mulai dari tingkat dasar, terampil dan mahir. LDKS pertama dilaksanakan pada tanggal 10-11 Agustus 2018 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X. LKS lanjutan tingkat terampil dilaksanakan pada tanggal 14-15 September 2018 diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI dan XII.

Selama mengikuti LDKS dan LKS, seluruh peserta dibekali berbagai kegiatan dan keterampilan yang terkait dengan kepemimpinan dan kedisiplinan. Hal ini bertujuan untuk membentuk peserta LDKS dan LKS menjadi pribadi yang lebih matang, mandiri, memiliki kedisiplinan, kemampuan bekerjasama dan interaksi sosial yang baik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, materi yang diberikan mencakup pemahaman dan penguatan nilai-nilai spiritual, pengetahuan dasar dan keterampilan kepemimpinan, dasar umum pembinaan disiplin, etika komunikasi dan komunikasi efektif, serta beberapa kegiatan lain yang dikemas dalam bentuk praktik di lapangan ataupun game.

Panitia yang merupakan gabungan antara pengurus OSIS dan ambalan pramuka di bawah komando ibu Ita Anggraini, SE selaku guru Leadership, merancang kegiatan LDKS secara menyenangkan. Walaupun kegiatan LDKS terbilang cukup padat tetapi perserta merasa senang. Hal ini terlihat pada saat sesi testimoni, di mana sebagian besar siswa merasa kegiatan LDKS dan LKS ini sangat bermanfaat dan juga menyenangkan karena sebagian materi dikemas dalam bentuk game sehingga tidak membosankan.

Agar hasil pembentukan kedisiplinan dan kemampuan baris berbaris siswa dapat lebih maksimal, dalam kegiatan LDKS dan LKS ini, SMK Al Muslim bekerjasama dengan Koramil Tambun Utara mengadakan pelatihan baris-berbaris.

SMK Al Muslim akan terus berbenah dan berupaya memberi yang terbaik dengan memberikan bekal kemampuan sebagai seorang pemimpin dan juga seorang pengusaha atau entrepreneur bagi lulusannya. Oleh karena itu butuh dukungan dan sinergi seluruh komponen pendidikan yang ada di lingkungan al muslim, terutama guru dan siswa. “Tunjukkan bahwa SMK bias”, pungkas Najemudin, S.Si, selaku Kepala SMK Al Muslim, pada kegiatan penutupan LDKS.

HUBUNGI KAMI

YAYASAN AL MUSLIM TAMBUN
Jl. Raya Setu Kp. Bahagia Kabupaten Bekasi 17510

Telepon
Fax
SMS
Email

: 021 8836-2227, 021 8832-9822
: 021 8831-167
: 0857-7459-7728
:

SATUAN PENDIDIKAN

TK
SD
SMP
SMA
SMK

: 021 8831-203
: 021 8833-7004
: 021 8832-1346
: 021 8833-5907
: 021 8830-041

MAP LOKASI

MEDIA SOSIAL

Follow us & get in touch.

 

QUICK LINKS :

- News & Events

- Sumber Belajar

- BSM

- PPDB